| Foto Bayu Restu Wijaya sebelum hilang |
Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Anak Cabang (PBB PAC) Jatiasih, pada hari senin 02 Agustus 2021 mendapatkan informasi berita hilang atas nama "Bayu Restu Wijaya", umur 10 Tahun, jenis kelamin Laki-laki, warna baju Ungu, warga Kp Poncol RT 05 RW 01 Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Siswa Of Tokyo Jatimakmur 3 Pondok Gede, anak kandung Ibu "Sumita Oppusunggu" dengan WA.me/6282125454952 dan anak hilang terakhir meninggalkan rumah tanggal 31 Juli 2021. Jam 11:00 WIB.
Pada senin 2 Agustus 2021, Robin Sitorus anggota PBB PAC Jatiasih medapatkan informasi berita hilang tersebut diatas, Marlen Lumban Gaol ketua PBB PAC Jatiasih menggerakkan anggotanya untuk ikut berpartisipasi mencari anak hilang (Bayu Restu Wijaya). Dirumah kediaman Sumita Oppusunggu (Ibu anak hilang) menerangkan bahwa anaknya Bayu sering bermain bersama temannya dipinggir sungai perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) sekitar -/+ 350 Meter dari rumahnya.
Seiring dengan keterangan Sumita Oppusunggu, anggota PBB PAC Jatiasih meninjau lokasi pinggiran sungai tempat bermain anak-anak yang berada komplek perumahan Pondok Mitra Lestaru. Dilokasi pinggiran sungai, salahsatu pimpinan proyek pembangunan tagul mengatakan "anak-anak pada tanggal 31 Juli 2021 ada 5 orang tidak ada yang masuk ke pinggiran sungai, justru saya usir pulang sekitar Jam 14-15 sore".
Dari pernyataan pimpinan proyek tersebut diatas, tim PBB PAC Jatiasih tidak melakukan penyisiran dipinggiran sungai. Robin Sitorus dan Donald Tampubolon melanjutkan penyelidikan jejak akhir Bayu Restu Wijaya (anak hilang), informasi dari pangkalan ojek digerbang perumahan PML mengatakan bahwa masih melihat Bayu menyeberang ke arah Grand Glaxi sekira jam 18:00 WIB dan informasi dari orang tua teman Bayu bermain mengatakan bahwa Bayu masih ada dirumahnya sekira Jam 14:00 WIB sedang ribut dengan adiknya dan sehingga memukul adiknya namun Ibu Bayu (Sumita) tidak berada dirumah.
Kamis 5 Agustus 2021, Robin Sitorus melihat portal berita bekasigue.com berjudul "Penemuan Mayat Anak Tanpa Busana Di Kali CBL Bekasi" terbitan 3 Agustus 2021. dimuatan beritanya mayat berada di Polsek Muara Gembong Kabupaten Bekasi, anggota PBB PAC Jatiasih (Donald Tampubolon) bersama Sumita (Ibu Bayu) dan rombongan keluarga bergegas ke Polsek Muara Gembong untuk kepastian manyat apakah Bayu atau bukan.
Mayat anak tanpa busana sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi namun Sumita (Ibu Bayu) tidak dapat memastikan Bayu atau bukan mayat tanpa busana tersebut, karena bentuk wajah dan bagian tubuh lainnya sudah membengkak dan lecet. hasil akhir yang didapatkan Sumita dari kepolisian Muara Gembong menganjurkan supaya Sumita melakukan deoxyribonucleic acid (DNA) untuk esok harinya.
Malam dihari yang sama, Sumita dan rombongan keluarga usai pulang dari Muara Gembong kembali menanyakan orang tua teman Bayu bermain (NN) mengakui "Iya benar Bayu tenggelam disungai, tetapi ada tukang getek mencoba menolongnya namun tidak dapat tertolong". pihak keluarga Sumita menyikapi pernyataan orang tua teman Bayu, menyimpulkan bahwa mayat anak tanpa busana yang ditemukan dikali CBL adalah mayat Bayu Restu Wijaya.
Pagi jumat 6 Agustus 2021, Sumita Opusunggu melaporkan hasil fakta ulasan informasi dari orang tua teman Bayu kepada PBB PAC Jatiasih, Marlen Lumban Gaol (Ketua) menggerakkan anggota supaya segera menjemput mayat Bayu dari RSUD Kabupaten Bekasi. selain dari anggota PBB PAC Jatiasih, anggota Karangtaruna Jakasetia Bekasi Selatan turut serta mengadakan Mobil Ambulance PDI Perjuangan dan membantu penjemputan mayat Bayu dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Personil pelaksana Pemuda Batak Bersatu dari
PAC Jatiasih:
Jhonny Panggabean, Mangasi Rajagukguk, Ringkot Togatorop, Marlen Lumban Gaol, Donald Tampubolon, Rizal Makmur Manuryng, Tommi Simamora, Binton Aritonang, Yusak Leo Yosteen Sagala dan Adenilo Panjaitan.
PR Jatiluhur:
Efroni Sitompul, Marolop Silaban, waslen silaban, Raja Lindung Rambe, Deni tanjung, Maklum Pandiangan, Ahcmad Yasir Siregar dan Sarles Simanjuntak.
PR Jatiasih:
Manaor Antonius Siahaan, Candra Sinaga, Niko P. Simanjuntak dan Robin Sitorus.
Bekasi, 6 Agustus 2021


